Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah dirilis pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Dari total 851.519 pendaftar, hanya 155.543 peserta yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Bagi kamu yang belum berhasil pada jalur ini, tidak perlu berkecil hati. Masih ada kesempatan untuk masuk PTN melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Jalur ini merupakan salah satu dari tiga skema Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Berikut penjelasan lengkap mengenai ketentuan, syarat, hingga aturan terbaru UTBK-SNBT 2026 yang perlu kamu ketahui.
Mengenal Jalur UTBK-SNBT 2026
UTBK-SNBT merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menggunakan hasil ujian tertulis berbasis komputer sebagai dasar penilaian utama. Berbeda dengan SNBP yang menilai prestasi akademik selama sekolah, SNBT menitikberatkan pada hasil tes.
Seleksi ini terbuka bagi siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA maupun lulusan beberapa tahun sebelumnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke PTN.
Ketentuan Umum SNBT 2026
Ada beberapa aturan dasar yang perlu kamu pahami sebelum mendaftar UTBK-SNBT.
- Peserta hanya boleh mengikuti UTBK 2026 satu kali.
- Hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk seleksi SNBT dan penerimaan PTN pada tahun 2026.
- Seleksi SNBT menggunakan nilai UTBK, dan khusus program studi seni atau olahraga akan ditambah penilaian portofolio.
- Peserta yang sudah lulus SNBP 2024, 2025, atau 2026 tidak diperbolehkan mengikuti SNBT 2026.
Aturan ini dibuat untuk menjaga keadilan dalam proses seleksi mahasiswa baru di PTN.
Syarat Mengikuti UTBK-SNBT 2026
Bagi kamu yang ingin mengikuti UTBK-SNBT 2026, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.
Persyaratan Administrasi
Mengutip Metrotvnews.com, berikut syarat utama yang wajib dipenuhi oleh peserta:
- Memiliki Akun SNPMB Siswa yang dapat didaftarkan melalui portal SNPMB paling lambat 7 April 2026 pukul 15.00 WIB.
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat kelas terakhir tahun 2026 atau peserta Paket C tahun 2026 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
- Siswa yang belum memiliki ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas terakhir yang dilengkapi dengan:
- Pas foto terbaru berwarna
- Stempel sekolah
- Tanda tangan kepala sekolah
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 dan 2025 juga diperbolehkan mengikuti seleksi.
- Lulusan dari luar negeri wajib memiliki ijazah yang telah disetarakan.
- Peserta harus memiliki kesehatan yang memadai agar proses studi tidak terganggu.
- Peserta tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tunanetra.
- Peserta wajib membayar biaya UTBK sebesar Rp200.000.
Memastikan seluruh syarat ini terpenuhi akan membantu proses pendaftaran berjalan lancar.
Portofolio untuk Program Studi Seni dan Olahraga
Bagi kamu yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga, panitia SNPMB juga mewajibkan pengunggahan portofolio sebagai bagian dari penilaian.
Terdapat 11 jenis portofolio yang bisa dipilih, yaitu:
- Olahraga
- Seni Rupa, Desain, dan Kriya
- Seni Tari
- Seni Musik
- Seni Karawitan
- Etnomusikologi
- Teater
- Fotografi
- Film dan Televisi
- Seni Pedalangan
- Sendratasik
Portofolio ini berfungsi untuk menilai kemampuan khusus yang tidak dapat diukur hanya melalui ujian tertulis.
Aturan Baru UTBK-SNBT 2026
Pada pelaksanaan UTBK-SNBT 2026, terdapat kebijakan baru terkait pemilihan lokasi tes. Jika pada tahun sebelumnya peserta dapat memilih sendiri pusat UTBK, kini sistem akan menentukan lokasi tes secara acak.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa penentuan lokasi secara acak tetap dilakukan di wilayah tempat peserta mendaftar.
Peserta juga tidak perlu khawatir karena informasi lokasi tes akan diumumkan sekitar 10 hari sebelum pelaksanaan ujian.
Alasan Penerapan Sistem Acak
Kebijakan ini dibuat untuk mencegah praktik kecurangan dalam pelaksanaan UTBK.
Pada tahun sebelumnya ditemukan pola penempatan joki ujian di pusat UTBK tertentu pada sesi tertentu. Dengan sistem penentuan lokasi secara acak, potensi kecurangan tersebut diharapkan dapat diminimalkan.
Penutup
Tidak lolos SNBP bukanlah akhir dari kesempatan untuk masuk perguruan tinggi negeri. Kamu masih bisa mencoba jalur UTBK-SNBT 2026, yang memberikan kesempatan bagi siswa dan lulusan SMA untuk bersaing melalui ujian tertulis.
Pastikan kamu memahami seluruh syarat, menyiapkan dokumen yang diperlukan, serta mendaftar sebelum batas waktu yang ditentukan. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk diterima di PTN impian tetap terbuka lebar.
Sumber: https://www.metrotvnews.com/read/Ky6C52j3-gagal-snbp-bisa-ikut-utbk-snbt-2026-ini-syarat-dan-aturan-terbarunya










