Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP tahun 2026 menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan oleh siswa, orang tua, dan guru. Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini dirancang untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara lebih objektif melalui sistem penilaian yang terstandar secara nasional.
Seiring mendekatnya jadwal pelaksanaan TKA SMP 2026, banyak siswa mulai mempertanyakan satu hal penting: berapa nilai minimal agar dinyatakan tuntas atau lulus TKA? Pertanyaan ini muncul karena banyak yang masih menganggap TKA sebagai ujian penentu kelulusan seperti Ujian Nasional pada masa lalu.
Padahal, pemerintah telah memberikan penjelasan bahwa fungsi TKA berbeda dengan ujian kelulusan. Berikut penjelasan lengkap mengenai sistem penilaian dan ketentuan nilai dalam TKA SMP 2026.
Apa Itu TKA dan Tujuan Pelaksanaannya
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang digunakan pemerintah untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.
Dilansir dari laman bbpmpjatim Kemendikdasmen menjelaskan, TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan sekolah. Tes ini berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih akurat tentang capaian akademik siswa sehingga proses pembelajaran dapat diperbaiki dan ditingkatkan.
Dengan kata lain, hasil TKA lebih berfungsi sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan dan dapat menjadi salah satu referensi dalam berbagai proses seleksi pendidikan di masa depan.
Jadwal Pelaksanaan TKA SMP 2026
Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP/MTs pada tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada bulan April.
Berikut jadwal penting yang perlu diketahui siswa:
- Pendaftaran peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
- Simulasi TKA SMP: 23 Februari – 1 Maret 2026
- Gladi bersih: 9 – 17 Maret 2026
- Pelaksanaan utama: 6 – 16 April 2026
- Pelaksanaan susulan: 11 – 19 Mei 2026
- Pengolahan hasil: 20 – 24 Mei 2026
- Pengumuman hasil: 26 Mei 2026
Jadwal ini menjadi acuan bagi sekolah dan siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tes tersebut.
Mata Pelajaran yang Diujikan dalam TKA
Dalam pelaksanaannya, TKA SMP berfokus pada pengukuran kemampuan dasar siswa.
Terdapat dua mata pelajaran utama yang diujikan:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
Kedua mata uji tersebut dipilih karena dianggap mampu mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa secara komprehensif.
Soal yang diberikan terdiri dari beberapa bentuk, antara lain:
- Pilihan ganda sederhana
- Pilihan ganda kompleks
- Soal berbasis stimulus seperti teks atau grafik
Model soal ini dirancang untuk menguji kemampuan analisis, bukan sekadar hafalan.
Berapa Nilai Minimal agar Tuntas?
Salah satu hal yang perlu dipahami oleh siswa dan orang tua adalah TKA tidak menetapkan nilai minimal kelulusan seperti KKM atau passing grade nasional. Artinya, tidak ada batas nilai tertentu yang menentukan siswa lulus atau tidak lulus TKA. Hal ini karena TKA memang bukan ujian kelulusan sekolah.
Sebagai gantinya, peserta akan mendapatkan Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang berisi skor kemampuan akademik siswa. Nilai tersebut dapat digunakan sebagai informasi capaian akademik dan menjadi referensi bagi berbagai kebijakan pendidikan. Dengan sistem ini, hasil TKA lebih bersifat diagnostik dan pemetaan, bukan menentukan kelulusan siswa dari jenjang pendidikan.
Apakah Nilai TKA Berpengaruh pada Seleksi Sekolah?
Meski bukan penentu kelulusan, nilai TKA tetap memiliki peran penting dalam sistem pendidikan ke depan. Pemerintah menyebut bahwa nilai TKA dapat digunakan sebagai data pendukung dalam proses seleksi pendidikan, misalnya pada jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di jenjang berikutnya. Dengan adanya nilai yang terstandar secara nasional, sekolah atau institusi pendidikan dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kemampuan akademik calon siswa.
Kesimpulan
Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, dengan pengumuman hasil pada 26 Mei 2026. Tes ini bertujuan memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional melalui pengukuran literasi dan numerasi. Yang perlu dipahami, TKA tidak memiliki nilai minimal kelulusan karena bukan merupakan ujian penentu kelulusan sekolah. Peserta hanya akan menerima sertifikat hasil tes yang berisi skor capaian akademik.
Meski demikian, nilai TKA tetap penting karena dapat digunakan sebagai referensi dalam berbagai kebijakan pendidikan, termasuk kemungkinan seleksi masuk sekolah pada jenjang berikutnya. Oleh karena itu, siswa tetap dianjurkan mempersiapkan diri dengan baik agar memperoleh hasil yang optimal.
Sumber
TKA Jenjang SD dan SMP Sederajat Digelar pada April 2026. Begini Penjelasannya










