Selasa, 28 Juli 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Tradisi Sungkeman Saat Idul Fitri: Makna, Hukum, dan Pandangan Islam

Ahmad Rivaldi by Ahmad Rivaldi
21 Maret 2026
in Info
0
Tradisi Sungkeman Saat Idul Fitri: Makna, Hukum, dan Pandangan Islam

Tradisi Sungkeman Saat Idul Fitri: Makna, Hukum, dan Pandangan Islam

Indonesia dikenal memiliki kekayaan budaya yang beragam, termasuk dalam menyambut Idul Fitri. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga kini adalah sungkeman, terutama di wilayah Jawa. Tradisi ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan keluarga sekaligus menunjukkan rasa hormat kepada orang tua.

Apa Itu Tradisi Sungkeman?

Sungkeman merupakan kebiasaan bersimpuh di hadapan orang yang lebih tua sambil mencium tangan mereka. Tindakan ini melambangkan kerendahan hati, bakti, serta permohonan maaf yang tulus. Biasanya, tradisi ini dilakukan setelah salat Id sebagai bagian dari rangkaian perayaan Lebaran bersama keluarga.



Hukum Sungkeman dalam Islam

Dalam ajaran Islam, sungkeman tidak termasuk ibadah yang secara khusus disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadis. Namun, dalam kaidah ushul fikih dikenal prinsip bahwa hukum asal dari adat kebiasaan adalah boleh atau mubah. Artinya, tradisi ini dapat dilakukan selama tidak bertentangan dengan syariat.

Nilai-Nilai Islam dalam Sungkeman

Meski berasal dari budaya lokal, sungkeman mengandung nilai-nilai yang sejalan dengan ajaran Islam, antara lain:

Berbakti kepada Orang Tua

Islam sangat menekankan pentingnya menghormati orang tua. Sungkeman menjadi salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang, sekaligus memohon maaf dengan penuh kelembutan.



Saling Memaafkan

Momentum Lebaran identik dengan saling memaafkan. Tradisi sungkeman memperkuat silaturahmi dalam keluarga serta membuka hati untuk saling mengikhlaskan kesalahan.
Allah menyukai orang yang saling memaafkan. Allah berfirman dalam Surah An-Nur ayat 22 yang berbunyi:

وَلَا يَأْتَلِ اُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ اَنْ يُّؤْتُوْٓا اُولِى الْقُرْبٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَالْمُهٰجِرِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۖ وَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ۝٢

Artinya: Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan (rezeki) di antara kamu bersumpah (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kerabat(-nya), orang-orang miskin, dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah. Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sikap Rendah Hati

Sungkeman juga mencerminkan kerendahan hati dan kesadaran untuk mengakui kesalahan, terutama kepada orang yang lebih tua.



Pandangan Muhammadiyah tentang Sungkeman

Menurut Muhammadiyah, sungkeman termasuk dalam kategori muamalah atau aktivitas sosial, bukan ibadah mahdhah. Oleh karena itu, tradisi ini diperbolehkan selama memenuhi beberapa syarat, seperti:

  • Tidak diyakini sebagai bagian dari kewajiban agama
  • Tidak mengandung unsur kesyirikan
  • Tidak menyerupai sujud ibadah yang hanya diperuntukkan bagi Allah

Muhammadiyah juga menegaskan bahwa budaya lokal dapat diterima selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan sunah.



Kesimpulan

Tradisi sungkeman saat Idul Fitri merupakan warisan budaya yang sarat makna positif, seperti penghormatan kepada orang tua, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan sikap rendah hati. Dalam perspektif Islam, tradisi ini diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip akidah dan tetap berada dalam batasan syariat. Dengan demikian, sungkeman bisa menjadi bagian indah dari perayaan Lebaran yang penuh makna.

Sumber

https://www.ums.ac.id/berita/mimbar/sungkeman-lebaran-idulfitri-menurut-islam

Tags: Apa Itu Tradisi Sungkeman?Berbakti kepada Orang Tuadan Pandangan IslamHukumHukum Sungkeman dalam IslamNilai-Nilai Islam dalam SungkemanPandangan Muhammadiyah tentang SungkemanSaling MemaafkanSikap Rendah HatiTradisi Sungkeman Saat Idul Fitri: Makna
Next Post

Bacaan Arab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Lengkap dengan Arti yang Benar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi terkini di Indonesia, Saldo Dana, Gopay, E Wallet, Informasi bantuan sosial, bantuan pendidikan, beasiswa dan desil serta informasi update lainnya

  • BPJS
  • CPNS
  • Info
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.