Usai melantik puluhan pejabat baru, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas langsung menyoroti sejumlah sektor krusial yang dinilai membutuhkan pembenahan cepat, mulai dari sistem perparkiran, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan literasi di Kota Medan, Sabtu (18/4/2026).
Dalam arahannya, Rico secara khusus memberi penekanan kepada tiga dinas strategis, yakni Dinas Perhubungan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, agar segera menunjukkan kinerja konkret.
Ia menilai, persoalan parkir liar masih menjadi keluhan utama masyarakat dan harus segera diselesaikan melalui transformasi sistem yang menyeluruh.
“Dinas Perhubungan saya minta untuk melakukan transformasi total pada sistem perparkiran. Tidak ada lagi tempat bagi juru parkir liar yang meresahkan warga,” tegasnya.
Selain sektor transportasi, Rico juga menaruh perhatian besar pada percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik di Kota Medan.
Ia menekankan bahwa kekosongan jabatan sebelumnya tidak boleh lagi menjadi alasan lambannya pekerjaan.
“Sudah lama kita tidak punya pejabat definitif di sana, maka tahun ini kerjanya harus benar-benar cepat dan segera dikebut,” ujarnya.
Di sisi lain, Rico juga mendorong transformasi di sektor literasi dengan harapan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan menarik bagi generasi muda.
“Transformasi dari dunia pendidikan formal ke dunia literasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih menarik bagi anak-anak,” pungkasnya.


Komentar