Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyiapkan beasiswa penuh bagi peserta terbaik tingkat SMA sederajat dalam ajang Medan Coding Competition 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap lahirnya generasi muda berbakat di bidang teknologi digital, Sabtu (9/5/2026).
Kompetisi yang digelar BRIDA Kota Medan bersama IWAPI Kota Medan dan UMSU tersebut menjadi salah satu ajang pencarian talenta digital muda yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan artificial intelligence (AI), coding, robotik, hingga pengembangan aplikasi digital.
Rektor UMSU, Akrim, mengatakan pemberian beasiswa tersebut merupakan komitmen kampus dalam mendukung anak-anak muda yang memiliki kemampuan dan kreativitas di bidang teknologi informasi.
“Kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda berbakat untuk terus berkembang. Karena itu, UMSU menyiapkan beasiswa penuh di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi bagi peserta terbaik tingkat SMA sederajat agar mereka dapat melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kemampuan digitalnya secara maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi digital akan terus meningkat seiring perkembangan era transformasi digital yang kini berlangsung di hampir seluruh sektor kehidupan.
“Dunia saat ini bergerak menuju digitalisasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, hingga industri kreatif. Oleh karena itu, generasi muda harus dipersiapkan dengan kemampuan coding, artificial intelligence, dan inovasi digital agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.
Menurut Akrim, UMSU saat ini juga tengah bertransformasi menjadi kampus digital berkelas dunia dengan terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi berbasis AI dan digitalisasi layanan kampus.
“Kami sedang bergerak menuju world class digital campus melalui berbagai tahapan transformasi. Karena itu, kompetisi seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem digital sekaligus menjaring calon-calon talenta unggul yang nantinya dapat menjadi bagian dari pengembangan teknologi di masa depan,” jelasnya.
Ia berharap Medan Coding Competition tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi mampu menjadi pemantik lahirnya generasi inovator muda dari Kota Medan.
“Kami ingin anak-anak muda Kota Medan berani bermimpi besar dan percaya bahwa mereka mampu menjadi pencipta teknologi, bukan hanya pengguna teknologi. Dengan semangat belajar dan inovasi, mereka bisa menjadi generasi yang membawa perubahan besar di masa depan,” pungkasnya.


Komentar