PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara tetap menjalankan layanan angkutan barang selama periode Angkutan Lebaran 2026 guna menjamin kelancaran distribusi logistik di wilayah Sumatera Utara. Masa operasional tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan berbagai komoditas penting tetap tersedia ketika aktivitas masyarakat meningkat pada masa mudik dan perayaan Idul Fitri. Kereta api dinilai memiliki peran penting dalam menjaga rantai pasok kebutuhan pokok dan energi di daerah.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menjelaskan bahwa operasional kereta barang tetap berjalan secara optimal demi mendukung stabilitas ekonomi selama periode Lebaran.
“Operasional angkutan barang berjalan penuh untuk menyokong aktivitas ekonomi. Konsistensi ini penting agar kebutuhan pokok dan komoditas unggulan tetap tersedia di tengah kepadatan arus mudik,” ujar Anwar.
Distribusi bahan bakar minyak menjadi salah satu prioritas utama dalam layanan logistik tersebut. Setiap hari, KAI mengoperasikan hingga tiga perjalanan kereta dengan total 48 gerbong yang memiliki kapasitas pengangkutan sekitar 1.632 kiloliter. Rute distribusi tersebut menghubungkan Labuhan dengan Kisaran dan Siantar.
“Keandalan distribusi energi ini menjadi kunci untuk memastikan transportasi darat dan aktivitas warga tidak terhambat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar dia.
Data KAI Divre I Sumatera Utara menunjukkan sepanjang Februari 2026 total angkutan barang mencapai 55.428 ton. Komoditas yang diangkut terdiri atas BBM sebanyak 26.616 ton, petikemas 19.994 ton, serta crude palm oil (CPO) sebesar 8.045 ton.
Menurut Anwar, perusahaan terus mengutamakan keamanan serta kelancaran perjalanan kereta baik untuk penumpang maupun barang selama periode Angkutan Lebaran.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar. Dengan distribusi logistik yang terjaga, kami harap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan mudik Lebaran dengan nyaman tanpa kendala pasokan kebutuhan pokok,” katanya

















