Berita Info
Beranda / Info / Dari Limbah Jadi Jalan: FABA Jadi Inovasi Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Jalan: FABA Jadi Inovasi Ramah Lingkungan

Peresmian jalan lingkungan berbahan campuran fly ashdan bottom ash (FABA) di kawasan Medan Deli menjadi penanda dimulainya pemanfaatan limbah batu bara sebagai solusi infrastruktur yang berkelanjutan. Program kolaborasi antara PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Medan dan Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumut ini tidak hanya menjawab kebutuhan akses jalan masyarakat, tetapi juga menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan limbah industri menjadi material konstruksi yang bernilai guna.



Manager PLN UPT Medan, Doni Andreas, mengatakan bahwa peresmian ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan sebelumnya menjadi perhatian karena merupakan akses penting menuju Gardu Induk.

“Salah satu akses menuju Gardu Induk GIS Mabar melewati Jalan Kemuning yang sebelumnya dalam kondisi rusak,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong lahirnya inisiatif perbaikan melalui program TJSL.




“Dari situ muncul inisiatif untuk melakukan pengaspalan dengan memanfaatkan FABA sebagai campuran,” katanya.

Ia menambahkan, program ini diharapkan tidak berhenti pada satu lokasi saja.

“Kami berharap program ini bisa berkelanjutan dan menjadi perhatian di tingkat pusat,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan BMM Sumut, Budi Syahputra, menegaskan bahwa program ini berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Berdasarkan hasil pemetaan sosial yang kami lakukan, kebutuhan utama masyarakat adalah perbaikan jalan,” ujarnya



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan