Jumat, 20 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Fenomena Sosial Ramadhan

Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar by Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar
16 Maret 2026
in Pendidikan
0
Fenomena Sosial Ramadhan

Fenomena Sosial Ramadhan

Bulan puasa (Ramadhan) merupakan bulan yang di dalamnya ada banyak aspek sosial yang saling bersentuhan. Aspek dan fenomena sosial ini telah demikian melekat dan menjadi khazanah di tengah masyarakat. Dalam konteks lokal-sosial Indonesia hari ini, Ramadhan adalah fenomena unik lagi menarik. Salah satu tradisi unik dan menarik di bulan ini adalah tradisi mudik (pulang kampung) setiap menjelang puasa Ramadhan maupun menjelang lebaran. Riuh dan keramaian tradisi mudik kerap mewarnai media setiap tahunnya. Agaknya, tradisi mudik nan unik hanya ada di Nusantara. Hal yang sama tidak ditemukan di negara-negara lain.



Ramadhan dalam Konteks Sosial-Fikih

Dalam konteks sosial-fikih, Ramadhan di Indonesia juga menarik yaitu dengan adanya fenomena perbedaan penentuan awal bulan yang kerap terjadi. Seperti dimaklumi, sampai hari ini di Indonesia terdapat keragaman metode dan kriteria dalam menentukan awal bulan, yang mana perbedaan metode dan kriteria ini menyebabkan perbedaan memulai puasa dan hari raya. Jika ditelaah, perbedaan itu sejatinya dilatari karena perbedaan metode yang digunakan.




Muhammadiyah hari ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT, sebagai ganti metode lama yaitu Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah selama ini. Selanjutnya Pemerintah (Kementerian Agama) menggunakan metode dan kriteria hisab imkan rukyat 3-6,4 sebagai ganti kriteria 2-3-8 yang selama ini digunakan. Adapun Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyat faktual atau ru’yah bil fi’li. Secara historis perbedaan itu sesungguhnya sudah terjadi sejak lama. Dalam naskah “Tamyīz al-Haqq Min adh-Dhalāl fī Mas’alah al-Hilāl” yang ditulis oleh seorang ulama asal Betawi bernama Al-Habib  Sayyid Usman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya (w. 1913 M).




Pada bagian mukadimah dari karyanya ini, Sayyid Usman mengemukakan bahwa perbedaan hilal dalam penentuan awal Ramadhan dan Syawal telah sering terjadi, yang mana perbedaan itu disebabkan perbedaan metode yang digunakan (ada yang menggunakan hisab dan ada yang menggunakan rukyat). Hal ini setidaknya memberi informasi kepada kita bahwa perbedaan penentuan awal bulan telah dan pernah terjadi di Nusantara sejak lama, jauh sebelum Indonesia Merdeka.

Kesimpulan

Fenomena puasa Ramadhan di Indonesia sangat unik dan khas yang telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Terlepas dari segenap fenomena yang ada, praktik puasa (dan hari raya) di Indonesia sungguh khas dan memiliki keistimewaan tersendiri. Kekhasan dan keunikan itu telah berlangsung lama dan demikian membekas di Nusantara.

Tags: KHGTRamadhanSosial
Next Post
Ramadhan dan Peningkatan Ibadah

Ramadhan dan Peningkatan Ibadah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026
Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

16 Maret 2026

EDITOR'S PICK

6 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP

6 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP

26 Februari 2026
Rekomendasi Rumah Sakit Terbaik di Bogor dengan Fasilitas Lengkap

Rekomendasi Rumah Sakit Terbaik di Bogor dengan Fasilitas Lengkap

27 Februari 2026
Jadwal Lengkap Cuti Bersama dan Libur Lebaran 2026 untuk Siswa Sekolah dan Pegawai

Jadwal Lengkap Cuti Bersama dan Libur Lebaran 2026 untuk Siswa Sekolah dan Pegawai

17 Maret 2026
KIP Kuliah 2026, Ini Jumlah Bantuan yang Diterima

KIP Kuliah 2026, Ini Jumlah Bantuan yang Diterima

17 Februari 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Teks Takbiran Idul Fitri Lengkap untuk Malam Lebaran, Beserta Maknanya
  • Jadwal Buka Puasa Aceh Barat 20 Maret 2026: Hari Terakhir Ramadan 1447 H dan Persiapan Idulfitri
  • 60+ Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026 Singkat, Menyentuh dan Penuh Makna
  • Waktu Buka Puasa Hari Ini 20 Maret 2026 Di Medan
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.