Berita
Beranda / Berita / Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Kaldera Toba Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat dan Pariwisata

Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Kaldera Toba Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat dan Pariwisata

Status Green Card UNESCO yang diraih oleh Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGG) harus memberikan dampak untuk masayarakat terkhusus bagian ekonomi dan sektor pariwiwata. Hal ini disampaikan oleh Bobby Afif Nasution Gubernur Sumatera Utara saat menerima audiensi jajaran pengelola TCUGG di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (23/6/2026).

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376″
crossorigin=”anonymous”></script>
<!– 2023des1 –>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-client=”ca-pub-0032959964480376″
data-ad-slot=”7381647052″
data-ad-format=”auto”
data-full-width-responsive=”true”></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Dia mengatakan label Green Card menghasilkan nilai tambah seperti pengunjung yang meningkat , serta masyarakat harus merasakan manfaat ekonomi secara langsung

“Kunci utamanya adalah bagaimana menjadikan label Green Card yang hari ini sudah kita capai dengan kerja keras bersama ini benar-benar bisa menghasilkan satu nilai tambah yang baik. Pertama, untuk pariwisata kita tentunya di mana kunjungan meningkat. Kedua, masyarakat harus merasakan manfaat ekonominya secara langsung,” ujar Gubernur sumber sumutprov.go.id

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376″
crossorigin=”anonymous”></script>
<!– 2023des2 –>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-client=”ca-pub-0032959964480376″
data-ad-slot=”3386561724″
data-ad-format=”auto”
data-full-width-responsive=”true”></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Bobby juga menyampaikan penting untuk menjaga keseimbangan pariwisata serta kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toda karena menjadi destinasi utama. Serta ia tidak lupa menyampaikan apresiasi atas kerja keras pihak yang mendukung Kaldera Toba sehingga mempertahankan status revalidasi dari UNESCO

“Rumah kita ini menjadi salah satu jawaban masa depan pariwisata yang menjaga keseimbangan alam,” tambahnya.

Kemudian, Azizul Kholis, General Manager Geopark Kaldera Toba melaporkan legalitas dokumen yang diakui UNESCO sudah sah diterima

“Untuk sertifikat, meski sempat terkendala keberangkatan ke Prancis akibat situasi geopolitik global dan pembatasan penerbangan, namun legalitas dokumen tersebut kini telah sah diterima,” katanya.

Ia juga menyampaikan persiapan kegiatan Geotiurism Festival and International Conference (Geofast) ke-7 dan pengembangan rute perjalanan wisata (Geo-Trail) yang diterapkan per 1 Juli 2026

Serta Azizul memberikan infrimasi capaian yang diraih dengan kerja sama Internasional seperti program pendanaan pemberdayaan masyarakat serta penanaman hampir 2.000 pohon di kawasan kaldera

Kemudian, pihak mereka berencana untuk mengembangkan perjalann wisata internasional terpadu yang menghubungkan Danau Toba dengan Phuket di Thailand
“Selain itu, juga dijajaki peresmian pusat studi riset geopark pertama di tingkat Asia, didukung jejaring pakar global serta Badan Riset dan Inovasi,” tutur Azizul. sumber antaranews

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-0032959964480376″
crossorigin=”anonymous”></script>
<!– 2023des3 –>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-client=”ca-pub-0032959964480376″
data-ad-slot=”9732478221″
data-ad-format=”auto”
data-full-width-responsive=”true”></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan