Bencana longsor yang terjadi di kawasan Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, diduga kuat dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari. Intensitas hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi jenuh air dan kehilangan daya ikatnya, sehingga memicu pergerakan tanah yang berujung longsor. Selain itu, meningkatnya debit air di sekitar lokasi turut memperparah situasi, mempercepat proses erosi, dan meningkatkan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat kawasan tersebut menjadi salah satu titik rawan yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, Kamis (9/4/2026).
Kombes Pol Rantau Insur Eka mengungkapkan bahwa faktor cuaca menjadi penyebab utama terjadinya bencana tersebut.
“Dari informasi yang kami terima, hujan deras sejak sore hari menyebabkan debit air meningkat dan memicu longsor di lokasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi tanah yang jenuh air menjadi sangat rentan terhadap pergerakan.
“Curah hujan yang tinggi membuat tanah tidak stabil sehingga mudah terjadi longsor,” lanjutnya.
Menurutnya, kondisi cuaca masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi longsor susulan masih bisa terjadi jika hujan terus turun,” tegasnya.

