Berita
Beranda / Berita / KAI Bandara Edukasi Masyarakat soal Keselamatan di Perlintasan KA Medan-Binjai

KAI Bandara Edukasi Masyarakat soal Keselamatan di Perlintasan KA Medan-Binjai

KAI Bandara Edukasi Masyarakat soal Keselamatan di Perlintasan KA Medan-Binjai
KAI Bandara Edukasi Masyarakat soal Keselamatan di Perlintasan KA Medan-Binjai

Petugas KAI Bandara Medan bersama personel Polsuska Divre I Sumut melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan di wilayah operasional Sumatera Utara, tepatnya di petak jalan Stasiun Medan (MDN)–Stasiun Binjai (BIJ) KM 18+00 s.d KM 19+400 Jalan Ikan Kakap, Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, pada Senin (25/05) pukul 16.00–17.30 WIB.




Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan jalur operasional.

Kegiatan sosialisasi terkait keselamatan di perlintasan KA Medan-Binjai dilaksanakan dengan melakukan pemasangan spanduk keselamatan dan penyampaian himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelemparan terhadap kereta api. Selain itu tim petugas sosialisasi juga mengajak masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang.

Direktur Utama KAI Bandara, Purwanto Handry Nugroho menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi keselamatan ditujukan untuk membangun kesadaran masyarakat serta bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan perjalanan kerata api yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.



“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Bandara ingin terus membangun kesadaran masyarakat agar semakin peduli terhadap keselamatan di sekitar jalur kereta api, termasuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Purwanto pada Kamis (29/05) seperti yang dikutip dari laman viva.co.id.

Sebagai Direktur Utama KAI Bandara, Purwanto juga mengungkapkan bahwa sosialisasi keselamatan akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api.

Selain itu, KAI Bandara turut mengingatkan penumpang agar selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaan selama perjalanan. Jika terdapat barang yang tertinggal maupun barang hilang yang ditemukan oleh petugas, perusahaan menyediakan layanan lost and found untuk membantu proses penanganannya. Selain itu, penumpang juga dianjurkan tiba lebih awal di bandara, yakni 3 jam sebelum jadwal penerbangan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan