Berita Info
Beranda / Info / Kepemimpinan Muhammadiyah : Tekankan Nilai Keikhlasan dan Hikmah

Kepemimpinan Muhammadiyah : Tekankan Nilai Keikhlasan dan Hikmah

Kepemimpinan dalam Muhammadiyah tidak hanya dipandang sebagai posisi struktural, tetapi sebagai amanah moral yang menuntut keseimbangan antara kemampuan manajerial dan nilai-nilai spiritual yang menjadi dasar gerakan, Rabu (29/4/2026).

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa nilai keikhlasan dan hikmah harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan kepemimpinan.



“Kepemimpinan Muhammadiyah harus dilandasi oleh keikhlasan dan hikmah, karena tanpa itu, kepemimpinan hanya akan menjadi formalitas tanpa makna yang mendalam,” ujarnya.

Ia menilai bahwa peran pemimpin sangat menentukan arah organisasi.

“Seorang pemimpin harus mampu menjaga arah organisasi, memastikan setiap langkah yang diambil tetap berada pada koridor nilai dan tujuan yang telah ditetapkan,” katanya.





Menurutnya, kepemimpinan juga harus adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kepemimpinan itu tidak boleh statis, tetapi harus dinamis dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dimensi profetik dalam kepemimpinan.

“Kepemimpinan harus memiliki orientasi dunia dan akhirat, sehingga setiap kebijakan yang diambil tidak hanya berdampak secara duniawi, tetapi juga memiliki nilai spiritual,” tegasnya.




Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan