Minggu, 22 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Lebaran 2026: Apakah Muhammadiyah dan Pemerintah Bersamaan? Simak Datanya

Rudi Chandra by Rudi Chandra
17 Maret 2026
in Berita, Info
0
Lebaran 2026: Apakah Muhammadiyah dan Pemerintah Bersamaan? Simak Datanya

Lebaran 2026: Apakah Muhammadiyah dan Pemerintah Bersamaan? Simak Datanya

Penetapan Hari Raya Idul Fitri kembali menjadi sorotan publik. Banyak masyarakat bertanya-tanya apakah Lebaran tahun 2026 M/1447 H akan dirayakan serentak antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Berdasarkan perhitungan awal Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, posisi hilal di beberapa wilayah Indonesia diperkirakan belum sepenuhnya memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Lalu, seberapa besar kemungkinan kedua penetapan itu bisa bersamaan?

Penentuan awal bulan Hijriah, termasuk 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri, selalu menjadi perhatian setiap tahun karena metode yang digunakan oleh organisasi keagamaan dan pemerintah tidak selalu sama.

Muhammadiyah kini memakai perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang berbasis kriteria astronomis internasional, sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan metode rukyat yang dipadukan hisab sesuai kriteria yang disepakati oleh negara-negara anggota MABIMS.

Di beberapa tahun, perbedaan metode ini dapat menimbulkan selisih penetapan hari raya. Meski demikian, dalam kondisi tertentu, walaupun hasil pengamatan hilal secara teknis berbeda, keputusan akhir Muhammadiyah dan pemerintah kadang tetap bisa bertepatan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dasar Penetapan Awal Syawal di Indonesia

Di Indonesia, awal bulan Hijriah ditentukan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Sidang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tim ahli astronomi dan falak, perwakilan organisasi keagamaan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta ulama dan pakar fiqih.

Proses sidang isbat menggabungkan dua metode, yaitu hisab (perhitungan posisi astronomis hilal) dan rukyat (pengamatan langsung) untuk memastikan keberadaan hilal di lapangan.

Prediksi Awal Syawal Menurut Hisab Kementerian Agama

Dilansir dari Detik.com yang berdasarkan keterangan Ismail Fahmi, Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kementerian Agama, hasil perhitungan Tim Hisab Rukyat memperlihatkan bahwa posisi hilal di Indonesia secara keseluruhan belum sepenuhnya memenuhi kriteria MABIMS.

“Merujuk hasil perhitungan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, diprediksi berbeda, karena posisi hilal diseluruh Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS,” ujar Ismail Fahmi saat dihubungi detikHikmah, Senin (16/3/2026).


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa berdasarkan data hisab, tinggi hilal saat matahari terbenam diperkirakan berada antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, sedangkan elongasinya berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

Data ini mengindikasikan bahwa sebagian besar posisi hilal masih berada di batas minimum, bahkan ada yang di bawah standar yang ditetapkan dalam kriteria MABIMS.

Ismail juga menjelaskan bahwa kriteria MABIMS yang digunakan pemerintah untuk menilai kemungkinan terlihatnya hilal adalah:

  • Tinggi hilal minimal: 3 derajat
  • Elongasi minimal: 6,4 derajat

Jika kedua syarat tersebut terpenuhi, secara teori hilal dapat terlihat. Namun, apabila salah satu syarat belum tercapai, secara astronomi hilal dianggap belum memenuhi standar visibilitas.

Ismail menegaskan bahwa penetapan 1 Syawal oleh pemerintah akan dilakukan melalui sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kesimpulan

Lebaran 2026 kemungkinan tidak bersamaan antara Muhammadiyah dan pemerintah karena perbedaan metode penentuan awal Syawal, meski keputusan akhir bisa saja sama.

Sumber Referensi

https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8402838/apakah-lebaran-2026-muhammadiyah-dan-pemerintah-bersamaan-ini-datanya

Tags: Dasar Penetapan Awal Syawal di IndonesiaLEBARAN 2026Lebaran 2026: Apakah Muhammadiyah dan Pemerintah Bersamaan? Simak DatanyaPrediksi Awal Syawal Menurut Hisab Kementerian Agama
Next Post
Pencairan THR ASN 2026 Tembus Rp11 Triliun, Menkeu Purbaya Paparkan Alasan Belum Merata

Pencairan THR ASN 2026 Tembus Rp11 Triliun, Menkeu Purbaya Paparkan Alasan Belum Merata

Comments 0

  1. Arif says:
    5 hari ago

    Status hilal di atas 0 derajat itu sudah termasuk pergantian bulan/month atau belum menurut astronomi???
    Sementara menurut QS.2: 185 dinyatakan bahwa “Apabila diantara kalian telah menyaksikan pergantian bulan/month ( bukan moon)…”
    Wallahu a’lam

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Arif Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

20 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H, Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya

Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H, Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya

17 Maret 2026
Kapan Libur Idul Fitri 2026? Ini Jadwal Resmi Yang Perlu Diketahui

Kapan Libur Idul Fitri 2026? Ini Jadwal Resmi Yang Perlu Diketahui

14 Maret 2026
Daftar Rumah Sakit BPJS di Pekanbaru Lengkap dengan Alamat Terbaru 2026

Daftar Rumah Sakit BPJS di Pekanbaru Lengkap dengan Alamat Terbaru 2026

22 Februari 2026
10 Kampus Terbaik di Malang 2026 Menurut EduRank, Referensi Kuliah Tahun Ini

10 Kampus Terbaik di Malang 2026 Menurut EduRank, Referensi Kuliah Tahun Ini

22 Februari 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Melahirkan Normal Tanpa Jahit: 5 Tips Ampuh Agar Persalinan Lebih Nyaman
  • 10 Tempat Wisata Solo Terbaik untuk Libur Lebaran 2026, Wajib Masuk Wishlist!
  • Pantai Hits di Sumut! Ini Destinasi Favorit Warga Medan Saat Libur Lebaran
  • Kapan PNS Masuk Kerja Usai Lebaran 2026? Ini Jadwal Resminya!
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.