Banyak peserta BPJS Ketenagakerjaan baru mengecek saldo Jaminan Hari Tua (JHT) ketika berencana mengajukan pencairan. Padahal, mengecek saldo secara berkala jauh lebih disarankan untuk memastikan iuran yang dibayarkan perusahaan telah tercatat dengan benar dan data kepesertaan tetap sesuai.
Saat ini, pengecekan saldo JHT dapat dilakukan langsung melalui aplikasi JMO di ponsel. Prosesnya cepat, praktis, dan tidak mengharuskan peserta datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.
Apa Itu Saldo JHT?
Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan program perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan manfaat berupa akumulasi iuran pekerja dan pemberi kerja selama masa kepesertaan aktif.
Nilai saldo akan terus bertambah sesuai iuran yang dibayarkan setiap bulan. Oleh karena itu, peserta sebaiknya memantau saldo secara rutin agar tidak terjadi perbedaan data maupun keterlambatan pencatatan iuran.
Cara Cek Saldo JHT Lewat Aplikasi JMO
Aplikasi JMO menjadi layanan digital yang memudahkan peserta melihat saldo JHT kapan saja melalui smartphone. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi JMO yang sudah terpasang di ponsel.
- Login menggunakan nomor ponsel, email, atau akun yang telah terdaftar.
- Masuk ke halaman utama aplikasi.
- Pilih menu Jaminan Hari Tua (JHT).
- Tekan menu Cek Saldo.
- Pilih nomor KPJ yang ingin ditampilkan.
- Saldo JHT beserta rinciannya akan muncul di layar.
Selain melihat total saldo, peserta juga dapat mengecek riwayat iuran, nomor KPJ, data kepesertaan, hingga informasi perusahaan yang terdaftar.
Baca Juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Saat Masih Bekerja
Penyebab Saldo JHT Tidak Muncul di JMO
Saldo JHT yang tidak tampil di aplikasi belum tentu menandakan adanya masalah pada kepesertaan. Beberapa penyebab berikut merupakan kondisi yang cukup sering terjadi.
1. Data Iuran Belum Diperbarui
Pembayaran iuran membutuhkan waktu sebelum masuk ke sistem BPJS Ketenagakerjaan. Selama proses pembaruan berlangsung, saldo terbaru mungkin belum terlihat di aplikasi.
2. Nomor KPJ Belum Terhubung
Peserta yang pernah berpindah tempat kerja bisa memiliki lebih dari satu nomor KPJ. Apabila seluruh nomor belum terhubung ke akun JMO, saldo yang muncul bisa saja belum lengkap.
3. Sistem JMO Sedang Dalam Pemeliharaan
Pada waktu tertentu, aplikasi JMO menjalani pemeliharaan sistem. Kondisi ini dapat menyebabkan fitur pengecekan saldo sementara tidak dapat digunakan.
4. Data Kepesertaan Tidak Sesuai
Perbedaan data seperti NIK, nomor telepon, alamat email, atau identitas lainnya dapat memengaruhi tampilan informasi saldo pada aplikasi.
5. Akun Belum Terverifikasi
Beberapa layanan di JMO hanya dapat diakses setelah proses verifikasi akun selesai. Jika akun belum aktif sepenuhnya, informasi saldo kemungkinan belum dapat ditampilkan.
Cara Mengatasi Saldo JHT yang Tidak Muncul
Apabila saldo JHT belum muncul di aplikasi JMO, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut:
- Logout kemudian login kembali ke aplikasi JMO.
- Pastikan aplikasi telah diperbarui ke versi terbaru.
- Gunakan koneksi internet yang stabil.
- Periksa kembali nomor KPJ yang terhubung pada akun.
- Pastikan data NIK, email, dan nomor telepon sudah sesuai.
- Tunggu beberapa saat apabila pembayaran iuran baru saja dilakukan.
Jika setelah melakukan langkah-langkah tersebut saldo tetap belum muncul, peserta dapat menghubungi layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan bantuan dan pengecekan lebih lanjut.
Kesimpulan
Cek saldo JHT dapat dilakukan kapan saja melalui aplikasi JMO tanpa perlu datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Peserta cukup login, membuka menu JHT, lalu memilih fitur cek saldo.
Jika saldo belum muncul, penyebabnya bisa karena pembaruan data, nomor KPJ belum terhubung, gangguan sistem, atau data kepesertaan yang belum sesuai. Rutin mengecek saldo membantu memastikan iuran telah tercatat dengan benar.





