Berita Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Beserta Latin dan Artinya

Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Beserta Latin dan Artinya

Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Beserta Latin dan Artinya
Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap Beserta Latin dan Artinya

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada awal bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan yang banyak dikerjakan yaitu puasa sunnah dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Ibadah ini dipercaya memiliki pahala besar karena dilakukan pada hari-hari yang mulia.

Puasa di awal Dzulhijjah terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari puasa sunnah tanggal 1-7 Dzulhijjah, puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, hingga puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Anjuran menjalankan puasa ini juga disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW. Ummul Mu’minin Hafsah berkata:

“Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.” (HR. Abu Dawud).

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momen tersebut untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk berpuasa sunnah.



Bacaan Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

Bagi yang ingin menjalankan puasa sunnah pada tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah, berikut bacaan niat yang bisa dibaca pada malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah

Tanggal 8 Dzulhijjah dikenal sebagai hari Tarwiyah. Pada hari tersebut, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa sunnah.

Berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta’ala.

Artinya: “Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”



Bacaan Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Sementara itu, pada tanggal 9 Dzulhijjah umat Islam dapat melaksanakan puasa Arafah. Puasa ini termasuk salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan.

Berikut niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat puasa ‘Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Bolehkah Niat Puasa Dzulhijjah Dibaca Siang Hari?

Sebagian orang mungkin lupa membaca niat puasa sejak malam. Dalam puasa sunnah, niat tetap boleh dilakukan pada siang hari dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.




Berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah di siang hari.

Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Tarwiyah Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Arafah Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah Ta’ala.”



Kesimpulan

Puasa sunnah pada awal bulan Dzulhijjah menjadi salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan. Selain menambah pahala, ibadah ini juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum datangnya Idul Adha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan