Dalam Islam, sains dan teknologi sangat penting untuk membangun peradaban yang kuat dan tangguh. Sebagaimana dilakukan para raja dan penguasa di zaman dahulu, kaum Muslim di dorong untuk berkreasi dalam bidang sains dan teknologi serta membuat karya ilmiah guna mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
Ilmuwan Muslim dan Sains
Tercatat ada banyak ilmuwan yang telah menorehkan tinta emas dalam hal capaian-capaian mereka yang spektakuler. Al-Khawarizmi misalnya, ia seorang ahli matematika penemu konsep Aljabar. Dengan temuannya ini sejatinya menjadi jalan bagi pengembangan matematika dan pada akhirnya sangat membantu dalam mengontruksi sains dan teknologi modern. Selanjutnya al-Biruni, adalah ulama dan ilmuwan eksperimentalis terbesar di zamannya yang memiliki sumbangan luar biasa dalam ilmu pengetahuan. Ia menguasai berbagai bidang ilmu mulai dari astronomi, matematika, geografi, Sejarah, perbandingan agama, sosiologi, dan lain-lain. Sedangkan Ibn Firnas, adalah konseptor pesawat terbang yang dari ide dan pemikirannya menginspirasi ilmuwan modern untuk membuat pesawat terbang yang sangat canggih seperti saat ini. Lalu Jabir bin Haiyan, ia dikenal sebagai bapak kimia yang dengan karya-karyanya membuka cara pandang baru terhadap sains yang sangat dibutuhkan masyarakat modern.
Kesimpulan
Ini hanya sekelumit tokoh yang memiliki kontribusi dalam bidang teknologi, masih ada banyak lagi tokoh (ilmuwan) Muslim era kalsik yang memiliki kontribusi besar bagi kemajuan peradaban Islam di bidang sains dan teknologi. Oleh karena itu, sangat jelas bahwa Islam tidak pernah melarang kreatifitas di bidang sains dan teknologi, tetapi justru Islam selalu terdepan dalam hal ini, yang telah berlaku sejak berabad-abad silam. Dalam konteks ini Rasulullah Saw bersabda, “Kalian lebih tahu urusan dunia kalian”. Pernyataan Nabi saw ini menjadi legalitas kreatifitas di bidang sains dan teknologi. Setiap inovasi yang bermanfaat dan tidak bertentangan dengan agama (syariat) adalah diperbolehkan.
Peradaban modern adalah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang gemilang yang telah dicapai oleh manusia setelah diadakan penelitian yang tekun dan eksperimen berkelanjutan selama berabad-abad. Maka, sudah sepantasnya kalau kemudian manusia menggunakan penemuan-penemuannya itu guna meningkatkan taraf hidupnya. Kemajuan teknologi secara umum telah banyak dinikmati oleh masyarakat luas dengan cara yang belum pernah dirasakan bahkan oleh para raja dahulu kala. Islam memandang bahwa produk-produk sains dan teknologi adalah legal, oleh karena itu siapapun boleh mengambil dan menggunakannya.










