Pergerakan pasar saham Indonesia menunjukkan tren melemah selama periode perdagangan 30 Maret hingga 2 April 2026.
Menurut data dari Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,99% ke level 7.026,78. Secara keseluruhan, IHSG turun 70,27 poin dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di 7.097,05.
Koreksi ini terutama dipicu oleh pelemahan beberapa saham berkapitalisasi besar yang menahan laju indeks.
BREN Dan BYAN Menjadi Kontributor Penurunan Terbesar
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) tercatat sebagai penyumbang tekanan terbesar terhadap IHSG.
Selama sepekan, harga saham ini turun hingga 13,12%, memberikan kontribusi penurunan sebesar 26,78 poin pada indeks.
Posisi kedua ditempati oleh PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), yang juga melemah signifikan sebesar 13,59% dan menekan IHSG sekitar 26,67 poin
Koreksi pada kedua saham ini menjadi faktor utama yang membatasi penguatan indeks selama pekan lalu.
Sektor Perbankan Ikut Membebani IHSG
Selain sektor energi, sektor perbankan juga memberikan tekanan terhadap indeks. Beberapa saham bank besar mengalami penurunan, antara lain:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): -2,92% (tekanan 15,72 poin)
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA): -1,87% (tekanan 11,98 poin)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): -2,31% (tekanan 8,58 poin)
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI): -5,13% (tekanan 6,51 poin)
Penurunan pada saham-saham perbankan ini semakin menekan pergerakan IHSG secara keseluruhan.
Saham Lain Yang Memberikan Tekanan
Selain BREN, BYAN, dan saham perbankan, beberapa saham lain juga berkontribusi menahan laju indeks, antara lain:
- PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA): -6,56% (7,42 poin)
- PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA): -11,09% (6,63 poin)
- PT Bank Mega Tbk. (MEGA): -9,38% (4,87 poin)
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): -3,09% (4,56 poin)
Kapitalisasi Pasar Dan Aktivitas Perdagangan Menurun
Seiring dengan pelemahan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga turun sebesar 1,69%, dari Rp12.516 triliun menjadi Rp12.305 triliun.
Aktivitas perdagangan pun melemah signifikan, dengan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) turun 36,69%, dari Rp23,32 triliun menjadi Rp14,77 triliun selama pekan ini.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran jelas mengenai kondisi pasar saham Indonesia selama sepekan terakhir.
Sumber Referensi
- https://market.bisnis.com/read/20260404/7/1964197/daftar-10-top-laggards-sepekan-bren-byan-hingga-bank-big-caps-tekan-ihsg#goog_rewarded


Komentar