BSU 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Besaran, Kriteria, dan Cara Cek Penerima
BSU 2026 kapan cair? Pertanyaan tersebut menjadi perhatian para pekerja yang menantikan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada periode Oktober hingga Desember 2026. Pemerintah berencana...

BSU 2026 kapan cair? Pertanyaan tersebut menjadi perhatian para pekerja yang menantikan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada periode Oktober hingga Desember 2026. Pemerintah berencana menyalurkan BSU kepada sekitar 13,3 juta pekerja dengan alokasi bantuan untuk tiga bulan sekaligus.
Table Of Content
Hingga awal Oktober 2026, jadwal pencairan BSU 2026 belum diumumkan secara pasti. Meski demikian, pekerja dapat memantau informasi terbaru sekaligus mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan.
BSU 2026 disebut menjadi bagian dari stimulus ekonomi kuartal IV untuk membantu menjaga daya beli pekerja. Berikut informasi mengenai kriteria penerima BSU 2026, besaran bantuan, jadwal pencairan, serta cara cek BSU melalui Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, Pospay, dan JMO.
Kriteria Penerima BSU 2026
Penerima BSU 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Mengacu pada ketentuan penyaluran BSU sebelumnya, beberapa kriteria calon penerima meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK sesuai KTP.
- Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dalam kategori Pekerja Penerima Upah (PU).
- Memiliki gaji atau upah paling banyak Rp3.500.000 per bulan.
- Diprioritaskan bagi pekerja atau buruh yang belum menerima bantuan sosial reguler seperti PKH.
- Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, maupun anggota Polri.
Kriteria tersebut menjadi acuan untuk menentukan pekerja yang memenuhi persyaratan sebagai calon penerima bantuan subsidi upah.
Jadwal dan Besaran BSU 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran untuk penyaluran BSU Oktober, November, dan Desember 2026. Berdasarkan informasi yang disebutkan dalam rencana program, bantuan dialokasikan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan.
Rinciannya adalah:
- BSU Oktober 2026: Rp300.000.
- BSU November 2026: Rp300.000.
- BSU Desember 2026: Rp300.000.
Dengan demikian, total alokasi BSU untuk tiga bulan mencapai Rp900.000 per penerima apabila seluruh periode tersebut disalurkan sekaligus.
Cara Cek Penerima BSU 2026 di Kemnaker
Pekerja dapat melakukan cek penerima BSU 2026 melalui portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pengecekan dilakukan menggunakan NIK KTP.
Berikut cara cek BSU melalui portal Kemnaker:
- Buka portal resmi BSU Kemnaker melalui browser.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Masukkan kode keamanan atau captcha yang muncul.
- Klik “Cek Status”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pengecekan.
Jika layanan belum dapat diakses, masyarakat disarankan mengecek kembali secara berkala dan menunggu informasi resmi terkait pembukaan layanan BSU 2026.
Cara Cek BSU 2026 melalui BPJS Ketenagakerjaan
Selain Kemnaker, pekerja dapat mengecek status calon penerima BSU melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.
- Pilih menu “Cek Status Calon Penerima BSU”.
- Gulir halaman hingga menemukan bagian pengecekan calon penerima BSU.
- Masukkan data yang diminta, seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan email.
- Klik “Lanjutkan”.
- Sistem akan memproses pencocokan data dan menampilkan informasi status kepesertaan.
Cara Cek BSU 2026 di Aplikasi Pospay
Pengecekan dan informasi terkait pencairan BSU juga dapat dilakukan melalui aplikasi Pospay apabila layanan tersebut telah tersedia untuk program BSU 2026.
Berikut cara cek BSU melalui Pospay:
- Unduh aplikasi Pospay melalui toko aplikasi resmi.
- Buka aplikasi Pospay.
- Pilih menu bantuan yang tersedia pada halaman utama.
- Pilih jenis bantuan “Bantuan Subsidi Gaji/Upah 2026” apabila menu tersebut tersedia.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Pilih “Cek Status Penerima”.
- Periksa informasi yang ditampilkan oleh sistem.
Cara Cek BSU 2026 melalui Aplikasi JMO
Pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan juga dapat menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) untuk mengecek informasi terkait BSU.
Berikut cara cek eligibilitas BSU melalui JMO:
- Unduh dan buka aplikasi JMO di HP.
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran sesuai petunjuk aplikasi.
- Cari banner “Cek Eligibilitas Bantuan Subsidi Upah (BSU)” pada halaman utama.
- Lengkapi data diri yang diminta.
- Masukkan NIK, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP, dan email.
- Klik “Lanjutkan”.
- Sistem akan menampilkan informasi mengenai status eligibilitas BSU.
BSU 2026 Sudah Cair atau Belum?
Hingga awal Oktober 2026, jadwal pasti pencairan BSU 2026 belum diumumkan secara resmi. Oleh karena itu, pekerja yang memenuhi kriteria sebaiknya tidak langsung mempercayai informasi mengenai tanggal pencairan yang beredar di media sosial atau pesan berantai.
Pekerja dapat memantau perkembangan BSU Oktober 2026 melalui kanal resmi Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, serta layanan resmi terkait penyaluran bantuan.
Selain menunggu jadwal resmi, pekerja juga dapat mengecek status kepesertaan secara berkala menggunakan NIK KTP melalui kanal yang tersedia. Dengan demikian, informasi mengenai kelayakan dan pencairan BSU dapat diperoleh dari sumber resmi.
Kesimpulan
BSU 2026 direncanakan untuk disalurkan kepada jutaan pekerja pada periode Oktober hingga Desember 2026. Berdasarkan informasi yang tersedia, bantuan dialokasikan sebesar Rp300.000 per bulan atau total Rp900.000 untuk tiga bulan.
Hingga awal Oktober 2026, jadwal pasti pencairan BSU 2026 belum diumumkan secara resmi.








No Comment! Be the first one.