Banyak masyarakat mencari Cara Cek Desil Bansos 2026 untuk mengetahui posisi keluarganya dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Proses pengecekan desil bansos tidak lagi harus mendatangi kantor pemerintah karena dapat dilakukan menggunakan ponsel atau komputer yang terhubung ke internet.
Cek desil juga dapat dilakukan melalui layanan resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial lalu menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Baca Juga : Cek Penerima PKH Juli 2026 Secara Online, Begini Caranya!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online
Masyarakat dapat mengecek desil bansos melalui dua layanan resmi yaitu aplikasi Cek Bansos dan website Kemensos, sebagai berikut:
Cek Desil Bansos 2026 Melalui Website Kemensos
Pengecekan desil bansos melalui website Kemensos dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
- Buka browser di HP atau komputer.
- Buka website resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul pada layar.
- Klik tombol Cari Data.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila data berhasil ditemukan, sistem akan menampilkan informasi mengenai kategori desil, status penerima bantuan sosial, serta jenis bantuan yang diterima.
Cek Desil Bansos 2026 Melalui Aplikasi Cek Bansos
Berikut panduan mengecek desil bansos menggunakan aplikasi Cek Bansos yang disediakan oleh Kementerian Sosial.
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi kemudian pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK sesuai dengan KTP.
- Tekan tombol Cari Data.
- Tunggu hingga hasil pencarian ditampilkan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat melihat kategori desil keluarga, mengetahui status sebagai penerima bansos, serta mengecek data anggota keluarga yang telah terdaftar dalam DTSEN.
Arti Desil 1 Sampai Desil 10 Dalam DTSEN
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori desil berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Berikut penjelasannya:
- Desil 1: Kelompok miskin ekstrem yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.
- Desil 2: Kelompok miskin yang masih menjadi sasaran utama berbagai program bantuan.
- Desil 3: Masyarakat yang hampir miskin dan masih rentan terhadap kondisi ekonomi.
- Desil 4: Kelompok rentan miskin yang berpotensi mengalami penurunan kesejahteraan.
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang masih memiliki peluang menerima bantuan tertentu
- Desil 6 hingga Desil 10: Kelompok masyarakat menengah hingga sejahtera yang umumnya tidak menjadi prioritas penerima bantuan sosial.
Angka desil yang lebih rendah menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih rendah dan biasanya menjadi prioritas penerima bantuan sosial.


