Sabtu, 28 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Peran Ulama Hadrami abad ke-17-20 M di Nusantara

Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar by Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar
26 Maret 2026
in Info
0
Peran Ulama Hadrami abad ke-17-20 M di Nusantara

Peran Ulama Hadrami abad ke-17-20 M di Nusantara

Sejak abad ke-17 M, ulama Arab-Hadrami mulai tampil menonjol dalam perkembangan Islam di Nusantara. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat jaringan keilmuan Islam, tetapi juga turut mewarnai dinamika sosial-keagamaan, termasuk dalam perdebatan teologis dan praktik ibadah. Tokoh-tokoh ini memainkan peran penting dalam membentuk corak Islam yang berkembang di Indonesia.



Tokoh Awal dan Kontroversi Pemikiran

Salah satu tokoh penting adalah Nuruddin ar-Raniri, seorang ulama keturunan Hadrami yang dikenal luas di Aceh. Ia terkenal karena sikapnya yang menentang ajaran sufisme Wujudiyah, sehingga memunculkan kontroversi di kalangan ulama setempat. Selain itu, Abd al-Samad al-Palimbani juga termasuk ulama Hadrami berpengaruh yang memiliki latar belakang campuran Yaman dan Palembang. Mereka menunjukkan bahwa jaringan Hadrami tidak hanya berperan dalam dakwah, tetapi juga dalam perdebatan intelektual Islam.



Peran Sayyid Usman di Batavia

Tokoh paling menonjol pada abad ke-19 adalah Sayyid Utsman bin Yahya. Ia merupakan mufti Betawi yang diakui oleh pemerintah kolonial Belanda dan bahkan menjadi penasihat dalam urusan Islam. Selain itu, ia juga dikenal sebagai sahabat Snouck Hurgronje.
Awal kiprahnya dimulai sebagai pengajar di Masjid Pekojan, menggantikan ulama senior. Ia kemudian aktif menangani berbagai persoalan keagamaan yang muncul di masyarakat, menjadikannya tokoh sentral dalam kehidupan Islam di Batavia.



Peran Keluarga dan Kontribusi Keilmuan

Peran keluarga Sayyid Usman juga tidak kalah penting. Kakeknya, Abd al-Rahman al-Mishri, adalah seorang ulama yang ahli dalam ilmu falak (astronomi). Ia berkontribusi dalam koreksi arah kiblat masjid-masjid di Palembang dan dikenal luas oleh masyarakat serta otoritas kolonial. Dari kakeknya inilah Sayyid Usman memperoleh pendidikan keagamaan awal.
Dalam bidang keilmuan, Sayyid Usman menulis sejumlah karya penting, di antaranya Qaul ash-Shawab yang membahas penentuan awal bulan dengan metode rukyat, serta Tahrir Aqwa al-Adillah fi Tahshil ‘Ain al-Qiblah yang membahas penentuan arah kiblat. Karya-karya ini berperan dalam meredam perbedaan pendapat di kalangan umat Islam.



Kesimpulan

Ulama Hadrami pada abad ke-17 hingga ke-20 memiliki peran signifikan dalam perkembangan Islam Nusantara, baik dalam bidang pemikiran, dakwah, maupun penyelesaian masalah keagamaan. Tokoh-tokoh seperti ar-Raniri dan Sayyid Usman menunjukkan bagaimana ulama Hadrami mampu beradaptasi dengan konteks lokal sekaligus memberikan kontribusi intelektual yang besar. Warisan mereka terus menjadi rujukan penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia hingga saat ini.

 

Tags: arabhadramiislamulama
Next Post
“Qaul Qadîm” dan “Qaul Jadîd” Menurut Imam Syafi’i

“Qaul Qadîm” dan “Qaul Jadîd” Menurut Imam Syafi’i

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

27 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Mulai Kapan Puasa Syawal 2026? Ini Penjelasannya

Mulai Kapan Puasa Syawal 2026? Ini Penjelasannya

25 Maret 2026
3 Universitas Terbaik di Palu Versi EduRank 2026, Ini Daftar Peringkatnya

3 Universitas Terbaik di Palu Versi EduRank 2026, Ini Daftar Peringkatnya

9 Maret 2026
Rekomendasi Bimbel Terbaik di Banda Aceh 2026, Ini 7 Tempat Les Favorit Siswa dan Orang Tua

Rekomendasi Bimbel Terbaik di Banda Aceh 2026, Ini 7 Tempat Les Favorit Siswa dan Orang Tua

3 Maret 2026
Sistem Pembayaran Digital Mudik 2026

Panduan Sistem Pembayaran Digital Mudik 2026: Transaksi Aman Tanpa Uang Tunai

13 Maret 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Usai Lebaran, Simak Besarannya Sesuai Perpres No. 11/2024
  • Siap-Siap Kerja dari Rumah! Intip 5 Bocoran Aturan WFH yang Sedang Difinalisasi Presiden
  • 5 Tempat Liburan Keluarga di Medan yang Cocok untuk Weekend
  • Rekomendasi Dokter Anak Terbaik di Padang, Layanan Terbaik untuk si Kecil
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.